Dalil Teorema Phytagoras dalam Matematika

Dalil Teorema Phytagoras dalam Matematika. Kata phytagoras pasti sudah tak asing lagi di telinga atau dibaca. Hal ini karena setiap orang yang sekolah sudah mempelajarinya sejak sekolah dasar. Dalil phytagoras atau lebih dikenal dengan teorema phytagoras atau pitagoras adalah sebuah rumus yang ditemukan oleh ilmuwan Yunani bernama Pythagoras.

Teorema phytagoras berbunyi sisi miring atau sisi terpanjang dalam segitiga siku-siku sama dengan kuadrat dari sisi-sisi lainnya.

Dari gambar segitiga siku-siku di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa sisi tegak atau tingginya yaitu BC, sisi datar AB, dan sisi miringnya AC. Fungsi dari rumus phytagoras adalah mencari salah satu sisi dari kedua sisi yang telah diketahui ukurannya. Dalil teorema phytagoras ada empat, yaitu:

  1. B² = A² + C²
  2. A² = B² – C²
  3. C² = B² – A²
  4. Rumus phytagoras dalam bentuk akar kuadrat

Jika sisi miring adalah C, sisi tegak dan mendatarnya adalah A dan B.

Catatan penting, dalil teorema phytagorasini hanya berlaku untuk segitiga siku-siku saja. Tidak bisa digunakan untuk segitiga jenis lainnya. Dalam perhitungannya, ada pola angka yang perlu diingat agar saat menyelesaikan soal phytagoras lebih mudah dan cepat selesai mengerjakannya. Pola tersebut adalah:

  • 3 – 4 – 5
  • 5 – 12 – 13
  • 6 – 8 – 10
  • 7 – 24 – 25
  • 8 – 15 – 17
  • 9 – 12 – 15
  • 10 – 24 – 26
  • 12 – 16 – 20
  • Dan seterusnya.

Untuk lebih memahami pola angka dari dalil teorema phytagoras, mari lihat contoh soalnya.

Suatu segitiga siku-siku memiliki sisi tegak berupa AB dengan ukuran panjang 15 cm, dengan sisi mendatarnya atau BC 8 cm. Lalu, berapakah panjang dari sisi miringnya atau AC?

Penyelesaian :

AB : 15

BC : 8

Ditanya : AC : ?

Jawab :

  • AC² = AB² + BC²  >> 15² + 8²

>> 225 + 64

>> 289

AC = √289 = 17

  • AC = √AB² + 8² >> √255 + 64

 AC = √289 = 17

Jadi, panjang dari AC atau sisi miring adalah 17 cm.

Itulah dalil teorema phytagoras yang sering digunakan dalam perhitungan matematika untuk segitiga siku-siku.

Updated: 07/01/2020 —

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *